Kualitas Cetak Print Kain dan Cara Perawatan Hasilnya

Kualitas Cetak Print Kain dan Cara Perawatan Hasilnya

Kalau kita mendengar print kain, pasti ingatan kita pada kain batik. Print kain memang kerap dihubungkan dengan kain batik. Karena sejak dulu batik yang paling sering mengenakannya. Tapi saat ini print kain mulai merambah ke dunia fashion yang lainnya. Print kain mulai digunakan untuk beragam produk. Seperti baju, scarf, atau pun kaos.

Memperoleh produk print kain juga bukan hal yang sulit di masa sekarang. Bahkan anda dapat memesan sesuai keinginan. Akan tetapi anda harus jeli memili kainnya. Kualitas kain dan jenis kain ikut menentukan hasil print kain. Berikut jenis kain yang dapat digunakan

Jenis kain yang dapat digunakan untuk print kain

Kain berbahan dasar 100% polyester atau dominan polyester merupakan jenis kain yang dapat digunakan. Untuk mendapatkan hasil cetak yang maksimal anda dapat memilih warna pitih. Sementara ini kain berbahan dasar serat alami seperti wol atau katun, belum dapat dicekat dengan print kain.

Beberapa macam jenis kain yang dapat dicetak dengan print kain meliputi: Canvas, voal, velboa. TC atau Tetron Cotton, kain drill, ceruti, spandex, chiffon, hyget korea, dril fit, dan juga satin. Untuk jenis satin yang dapat menggunakan print kain adalah satin jenis velvet, hermes, Roberto, duchess, dan juga maxmar.

Kain-kain tersebut dapat diaplikasikan dengan print kain. Akan tetapi untuk menjaga kualitas print kain yang dihasilkan, anda perlu mengetahui cara perawatan kain peinting yang tepat dan aman. Berikut cara yang dapat anda lakukan

Cara Merawat Hasil Print Kain Agar Tahan Lama

Pencucian Kain Printing

Cucilah kain printing dengan tangan secara langsung. Jika Ingin membersikan lebih baik tidak memakai mesin cuci. Penggunaan mesin cuci dapat merusak serat kain dan warna printing cepat memudar. Selain itu anda harus gunaka  detergen khusus yang cocok untuk kain. Detergen dengan tekstru lembut akan lebih baik jika anda menggunakannya. Anda dapat memilih detergen kain untuk hasil lebih baik.

Teknik Menjemur

Setelah anda mencuci kain langkah selanjutnya adalah menjemurnya. Menjemur pun jangan asal jemur ya. Ketika anda hendak mejemur pasti anda memerasanya terlebih dahulu. jangan peras kain terlalu keras. Ini juga dapat merusak serat kainnya. Jemurlah di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Anda juga perlu untuk membalik bagian baju. Baju bagian dalam anda balik sehingga menjadi bagian luar. Setelah itu anda dapat menjemurnya.

Menyetrika Kain Printing

Kain printing boleh anda setrika. Namun, anda harus perhatikan jenis kainnya dengan suhu strika. Untuk kain dengan jenis satin atau sifon anda harus berhati-hati dan gunakan suhu yang tidak terlalu panas. Bahkan untuk lebih amanya anda tidsk perlu menyetlikanya. Apalagi jika kain tersebut tidak tebal. Anda dapat menjaga kerapiannya dengan cara menghanger baju, dan tidak perlu menyetrikanya.

Penggunaan Pemutih

Terkadang untuk kain warna putih anda memang perlu sesekali menggunakan pemutih. Namun tidak untuk hasil printing kain. Pemutih mengandung bahan kimia yang dapat merusak serat kain. Bahan kimia tersebut juga dapat merusak hasil printing pada pakaian anda. gambar atau motif lainnya akan mudah pudah atau luntur jika terkena bahan kima.

Itulah beberpa jenis kain yang dapat and gunakan untuk menghasilkan produk printing kain terbaik yang anda inginkan. Anda juga dapat menerapkan cara diatas agar koleksi pakaian kain printing anda awet dan tahan lama. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *